Karl Mark VS Emile Durkheim dalam Struktur Masyarakat

Emile Durkheim VS Karl Marx dalam Struktur Masyarakat

Durkheim: Konsensus Structuralism

Marx: Strukturalisme Konflik

Bagaimana masyarakat dibentuk Masyarakat (sistem sosial) dibentuk dari beragam pranata; pranata yang paling mendasar adalah keluarga. Suatu  pranata sosial sekelompok orang yang diorganisasi untuk suatu tujuan tertentu. Ketika masyarakat berkembang, jumlah dan kompleksitas pranata sosial meningkat (Diferensiasi) Masyarakat dibentuk dari kelas-kelas. Hubungan orang pada alat produksi menentukan kelas mereka. Kelas paling berkuasa adalah kelas dari mereka yang memiliki alat produksi (lahan, pabrik), dan mereka yang menjual tenaganya untuk penghidupan (mata pencaharian)-nya.
Bagaimana Masyarakat bekerja (berfungsi) Masyarakat bekerja sebagaimana suatu organisma biologis berfungsi. Pranata sosial berfungsi dalam gabungan satu dengan yang lainnya dan untuk keuntungan masyarakat keseluruhan. Suatu masyarakat adalah lebih dari pejumlahan bagian-bagiannya. Masyarakat terutama bekerja/ berfungsi melalui konflik kelas. Tiap kelas berkehendak mencapai kepentingannya sendiri, dan hal ini mengakibatkan konflik dengan kelas lain.
Mengapa beberapa kelompok dalam masyarakat lebih kuasa dibanding kelompok lainnya Secara praktis adalah penting bahwa beberapa individu dan kelompok-kelompok lebih berkuasa dibanding lainnya, karena hanya sejumlah terbatas orang saja yang dapat membuat keputusan-keputusan penting. Organisasi atau masyarakat harus memiliki pemimpin, karena jika tidak akan terjadi kekacauan. Kelas adalah basis kekuasaan. Beberapa kelas lebih berkuasa dibanding kelas-kelas lainnya karena mereka memiliki lebih banyak properti dan kekayaan, hal mana memberi mereka alat untuk membela dan mempertahankan apa yang mereka miliki. Marx tidak memandang hal ini sebagai suatu keniscayaan (inevitable) dan keharusan (necessary). Ia percaya sosialisme dapat menghasilkan pembagian kekuasaan, properti, dan kekayaan yang seimbang. (adil).
Apa yang menyebabkan perubahan sosial Perubahan sosial terjadi jika fungsional memang diperlukan untuk berubah. Perubahan dapat berupa adaptasi (pranata yang ada menyesuaikan diri dengan kebutuhan baru) atau integrasi (suatu masyarakat mengadosi elemen baru dan membuatnya menjadi bagian darinya). Perubahan bersifat evolusioner (gradual) Perubahan sosial terjadi sebagai akibat konflik kelas. Konflik kelas merupakan penggerak sejarah. Konflik kelas dan revolusi sosialis merupakan suatu keniscayaan (inevitable).
Apa masyarakat biasanya dalam tatanan keseimbangan atau dalam keadaan konflik Tata keteraturan dan keseimbangan merupakan hal normal dalam masyarakat. Ketidakseimbangan (disequilibrium) merupakan keadaan sosial yang abnormal (sebagai mana keadaan sakit pada organisme hidup). Dasar keseimbangan sosial adalah adanya kesepakatan moral, yaitu semua orang memiliki nilai-nilai yang sama. Msyarakat pada dasarnya berada dalam keadaan konflik antar kelas. Marx menyadari, suatu periode keteraturan sosial (socail order) dan keseimbangan dapat terjadi, ketika konflik kelas tenggelam untuk sementara, namun periode ini lebih menguntungkan bagi kaum kaya/ peguasa.
Apa hubungan antara individu dengan masyarakat Individu dibentuk masyarakat melalui pengaruh pranata (keluarga, sekolah, tempat kerja). Individu tidak secara signifikan mengatur kehidupannya sendiri, apalagi mampu mengubah masyarakat. Ada dua pandangan ambigu: pandangan pertama cenderung melihat individu tak berkuasa (powerless) atas kehidupan dirinya maupun orang lain; pandangan kedua meilhat individu memiliki peran yang besar dalam masyarakat (namun sumber uatama identitasseseorang masih berasal keanggotaannya pada kelas sosial tertentu)
Apa tujuan utama studi sosiologi Untuk menganalisa dan menjelaskan keberfungian normal (dan abnormal) dari  masyarakat hal ini berarti mengkaji kesaling hubungan dari beragam bagaian dalam masyarakat, dan masing-masing bagian itu dalam keseluruhannya. Sosiolog harus menemukan dan menjelaskan hubungan antara fakta-fakta sosial. Untuk mendeskripsikan, menganalisa, dan menjelaskan konflik kelas.

Sumber: O’Donnell, M. 18981. A New Introduction to Sociology (2nd Edition). Surrey-UK: Thomas Nelson & Sons, Ltd.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: