Pembinaan Menwa di Perguruan Tinggi

PEMBINAAN DAN EKSISTENSI SATUAN RESIMEN MAHASISWA DI LINGKUNGAN PERGURUAN TINGGI

  1. PENDAHULUAN
    1. Umum
      1. Satuan Resimen Mahasiswa (Satmenwa) di perguruan tinggi selain merupakan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM), juga merupakan salah satu unsur dari Rakyat Terlatih (Ratih);
      2. Satuan Resimen Mahasiswa (Satmenwa) sebagai komponen dasar kekuatan Pertahanan Keamanan Negara (Hankamneg) mempunyai potensi yang besar untuk melaksanakan hak dan kewajiban dalam Bela Negara;
      3. Satuan Resimen Mahasiswa (Satmenwa) merupakan kesatuan tindak bagi pimpinan perguruan tinggi, oleh karena perlu adanya pedoman dan tata cara pembinaan Satuan Resimen Mahasiswa (Satmenwa) di lingkungan perguruan tinggi, agar tercapai keseragaman tindak dalam penanganan Satuan Resimen Mahasiswa (Satmenwa) di lingkungan perguruan tinggi
      4. Pembinaan Satuan Resimen Mahasiswa (Satmenwa) dilakukan secara terarah, terpadu, dan berkelanjutan sesuai dengan waktu yang tersedia serta disesuaikan dengan tugas dan fungsi Satuan Resimen Mahasiswa (Satmenwa), agar mampu melaksanakan tugas serta fungsi sebagai salah satu komponen kekuatan Pertahanan Keamanan Negara (Hankamneg);
      5. Satuan Resimen Mahasiswa (Satmenwa) dapat diberikan tugas di dalam maupun di luar perguruan tinggi;
      6. Satuan Resimen Mahasiswa (Satmenwa) di lingkungan perguruan tinggi berada di bawah pembinaan pimpinan perguruan tinggi dibantu oleh Pembina Satuan Resimen Mahasiswa (Satmenwa) yang telah ditetapkan oleh perguruan tinggi yang bersangkutan.
  1. Pengertian
    1. Mahasiswa adalah peserta didik yang terdaftar dan belajar pada perguruan tinggi tertentu;
    2. Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) perguruan tinggi adalah kelengkapan non-struktural di perguruan tinggi yang berfungsi sebagai wahana untuk merencanakan, melaksanakan, dan mengembangkan kegiatan ekstra kurikuler di perguruan tinggi yang bersifat penalaran dan keilmuan, minat dan kegemaran, kesejahteraan mahasiswa serta pengabdian kepada masyarakat;
    3. Resimen mahasiswa (Menwa) adalah:
      1. Sebagai wadah yang merupakan sarana pengembangan mahasiswa ke arah perluasan wawasan dan peningkatan keikutsertaan dalam upaya bela negara yang disusun dalam organisasi, dan dibentuk secara kewilayahan pada setiap Propinsi Daerah Tingkat 1, dan sebagai Satuan Resimen Mahasiswa (Satmenwa) di perguruan tinggi;
      2. Sebagai perorangan, yang merupakan anggota Resimen Mahasiswa (Menwa) yang telah mengikuti Pendidikan Dasar (Diksar) Resimen Mahasiswa (Menwa);
      3. Sebagai satuan, yang merupakan Satuan Resimen Mahasiswa (Satmenwa) yang ada di perguruan tinggi, yang anggotanya terdiri dari mahasiswa yang telah mengikuti Pendidikan Dasar (Diksar) Resimen Mahasiswa (Menwa).
      4. Pendidikan Tinggi adalah pendidikan pada jenjang yang lebih tinggi dari pada pendidikan menengah di jalur pendidikan sekolah;
      5. Perguruan Tinggi adalah satuan pendidikan yang menyelenggarakan pendidikan tinggi yang dapat berbentuk Akademi, Politeknik, Sekolah Tinggi, Institut dan Universitas baik yang diselenggarakan oleh pemerintah maupun oleh masyarakat;
      6. Pimpinan Perguruan Tinggi adalah perangkat pengambil keputusan tertinggi sebagaimana ditetapkan di masing-masing perguruan tinggi;
      7. Rakyat Terlatih (Ratih) adalah komponen dasar kekuatan Pertahanan Keamanan Negara yang mampu melaksanakan fungsi Ketertiban Umum (Tibum), dan Perlindungan Rakyat (Linra), Keamanan Rakyat (Kamra), dan Perlawanan Rakyat (Wanra) dalam rangka menyelenggarakan Pertahanan Keamanan Negara;
      8. Perlindungan Masyarakat (Linmas), adalah komponen khusus kekuatan Pertahan Keamanan Negara yang mampu berfungsi membantu masyarakat menanggulangi bencana dan atau memperkecil akibat malapetaka;
      9. Perlawanan Rakyat Semesta adalah kesadaran, tekad sikap dan pandangan seluruh rakyat Indonesia untuk menangkal, mencegah, menggagalkan dan menumpas setiap ancaman yang membahayakan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 dengan mendayagunakan segenap Sumber Daya Nasional dan Prasarana Nasional;
      10. Sistem Pertahanan Keamanan Rakyat Semesta (Sishankamrata) adalah tatanan segenap komponen kekuatan pertahanan negara, yang terdiri atas komponen dasar Rakyat Terlatih (Ratih), Komponen Utama ABRI serta cadangan TNI, Komponen Khusus Perlindungan Masyarakat (Linmas) dan Komponen Pendukung Sumber Daya Alam, Sumber Daya Buatan dan  Prasarana Nasional secara menyeluruh, terpadu dan terarah;
      11. Menteri Pertahanan Keamanan adalah Menteri yang bertanggung jawab di bidang Petahanan Keamanan Negara;
      12. Pangab adalah Panglima Angkatan Bersenjata Republik Indonesia;
      13. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan adalah Menteri yang bertanggung jawab di bidang Pendidikan dan Kebudayaan Nasional;
      14. Menteri Dalam Negeri adalah Menteri yang bertanggung jawab di bidang pemerintahan sebagai tugas umum pemerintahan dan pembangunan di bidang pembinaan sosial politik, pemerintahan umum, otonomi daerah, pembangunan daerah, dan pembangunan masyarkat desa;
      15. Direktur Jenderal Personil, Tenaga Manusia dan Veteran adalah sebagai unsur pelaksana sebagian tugas pokok dan fungsi Departemen Pertahanan Keamanan yang menangani pendayagunaan sumberdaya di bidang personil, tenaga manusia dan veteran;
      16. Pangdam adalah Panglima Daerah Militer yang bertindak selaku penyelenggara tugas dan fungsi Departemen Pertahanan Keamanan di daerah dalam rangka pembinaan Resimen Mahasiswa (Menwa) dan bertindak atas nama Pangab dalam penggunaan Resimen Mahasiswa (Menwa) untuk kegiatan di luar perguruan tinggi.
  1. KEDUDUKAN, TUGAS POKOK DAN FUNGSI
    1. Kedudukan

Satuan Resimen Mahasiswa (Satmenwa) berkedudukan di perguruan tinggi dan merupakan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM).

  1. Tugas pokok
    1. Merencanakan, mempersiapkan dan menyusun seluruh potensi Resimen Mahasiswa (Menwa) dalam Bela Negara di perguruan tinggi untuk memantapkan Ketahanan Nasional dengan melaksanakan upaya dan atau kegiatan Rakyat Terlatih (Ratih) maupun Perlindungan Masyarakat (Linmas) sesuai petunjuk pimpinan perguruan tinggi;
    2. Membantu pimpinan perguruan tinggi demi terlaksananya pembinaan Kesadaran Bela Negara serta kelancaran kegiatan dan program lainnya di perguruan tinggi.
    3. Fungsi
      1. Melaksanakan pemeliharaan dan peningkatan kemampuan baik perorangan maupun satuan di bidang Rakyat Terpilih;
      2. Melaksanaan pembinaan displin anggota Satuan Resimen Mahasiswa (Satmenwa) baik sebagai mahasiswa maupun sebagai warga masyarakat;
      3. Melaksanakan koordinasi dengan mahasiswa lainnya sebagai suatu keutuhan;
      4. Melaksanakan pemeliharaan dan peningkatan kemampuan serta membantu terwujudnya penyelenggaraan  fungsi Perlindungan Masyarakat (Linmas) di perguruan tinggi;
      5. Bersama dengan mahasiswa lainnya membantu terwujudnya kehidupan kampus yang tentram dan tertib;
      6. Membantu kelancaran pelaksanaan kelancaran pelaksanaan kegiatan dan program kemahasiswaan lainnya sesuai penugasan;
      7. Membantu upaya penanggulangan bencana di kampus dan lingkungan serta masyarakat;
      8. Menyampaikan saran atau pertimbangan kepada pimpinan perguruan tinggi terutama yang berkaitan dengan fungsi dan tujuan pembinaan Satuan Resimen Mahasiswa (Satmenwa).
  1. ORGANISASI, TUGAS DAN TANGGUNGJAWAB
    1. Organisasi

Organisasi Satuan Resimen Mahasiswa terdiri dari :

  1. Pimpinan perguruan tinggi:

Pimpinan perguruan tinggi adalah penanggungjawab utama pembinaan Satuan Resimen Mahasiswa (Satmenwa) di lingkungan perguruan tinggi.

  1. Pembina Satmenwa
    1. Pembina Satuan Resimen Mahasiswa (Satmenwa) adalah dosen, diutamakan alumni Resimen atau yang pernah mengikuti Kursus Kewiraan atau pernah mengikuti Pendidikan Pendahuluan Bela Negara (PPBN).
    2. Staf Pembina

1)      Pembina dapat dibantu oleh Staf Pembina, sebanyak-banyaknya 4 (empat) orang;

2)      Staf Pembina adalah staf edukatif (dosen) maupun staf administrasi yang diutamakan alumni Resimen Mahasiswa (Menwa);

3)      Staf Pembina diangkat oleh Pimpinan Perguruan Tinggi yang bersangkutan

  1. Komandan Satuan Resimen Mahasiswa (Dansatmenwa)
    1. Di setiap perguruan tinggi dibentuk Satuan Resimen Mahasiswa (Satmenwa) yang anggotanya terdiri dari para mahasiswa yang telah mengikuti Pendidikan Dasar (Diksar) Resimen Mahasiswa (Menwa);
    2. Satuan Resimen Mahasiswa dipimpin oleh Komandan Satuan Resimen Mahasiswa (Dansatmenwa) dibantu oleh Wakil Komandan Satuan Resimen Mahasiswa (Wadansatmenwa);
    3. Komandan Satuan Resimen Mahasiswa (Dansatmenwa), dipilih dari anggota Satuan Resimen Mahasiswa (Satmenwa) yang terdaftar sebagai mahasiswa aktif dan duduk di semester 7 (tujuh) untuk program Strata 1 (S-1), atau di semester 3 (tiga) untuk program diploma yang berdiri sendiri, dan mempunyai jiwa kepemimpinan yang menonjol serta cakap dalam bidangnya, dan telah memiliki kualifikasi Kursus Kader Pelaksana/Kursus Kader Pimpinan (Suskalak/Suskapin) Resimen Mahasiswa (Menwa) atau pendidilkan lain yang setara antara lain Latihan Keterampilan Manajemen Mahasiswa (LKMM) dan Kursus Dinas Staf (KDS);
    4. Komandan Satuan Resimen Mahasiswa (Dansatmenwa) dipilih berdasarkan rapat anggota Satuan Resimen Mahasiswa (Satmenwa) yang dipimpin oleh Pembina atau Staf Pembina Satuan Resimen Mahasiswa (Satmenwa) dan dihadiri oleh Pembina Satuan Resimen Mahasiswa (Satmenwa), Staf Pembina Satuan Resimen Mahasiswa (Satmenwa), Komandan Satuan Resimen Mahasiswa (Dansatmenwa), Wakil Komandan Satuan Resimen Mahasiswa (Wadansatmenwa), Kepala Urusan Satuan Resimen Mahasiswa (Kaur Satmenwa) dan Komandan Kelompok Satuan Resimen Mahasiswa (Danpokmenwa) di lingkungan perguruan tinggi yang bersangkutan;
    5. Anggota Satuan Resimen Mahasiswa (Satmenwa) yang terpilih sebagai Komandan Satuan Resimen Mahasiswa (Dansatmenwa) dikukuhkan/diangkat dengan Surat Keputusan pimpinan perguruan tinggi yang tembusannya diteruskan kepada Panglima Daerah Militer/ Komandan Rayon Militer, Gubernur Kepala Daerah Tingkat 1 dan Komandan Resimen Mahasiswa (Danmenwa);
    6. Komandan Satuan Resimen Mahasiswa (Dansatmenwa) ditetapkan untuk masa bakti 1 (satu) tahun dengan ketentuan tidak dapat dipilih kembali untuk masa bakti berikutnya;
    7. Komandan Satuan Resimen Mahasiswa (Dansatmenwa) setelah dikukuhkan/diangkat oelh pimpinan perguruan tinggi berkewajiban melapor kepada Komandan Satuan Resimen Mahasiswa (Dansatmenwa).
    8. Wakil Komandan Satuan Resimen Mahasiswa (Wadansatmenwa)
      1. Wakil Komandan Satuan Resimen Mahasiswa (Wadansatmenwa) dijabat oleh anggota Satuan Resimen Mahasiswa (Satmenwa) yang terdaftar sebagai mahasiswa aktif, duduk di semester 5 (lima) untuk program S-1, atau semester 2 (dua) untuk Program Diploma yang berdiri sendiri dan mempunyai jiwa kepemimpinan yang menonjol serta cakap dalam bidangnya, dan telah memiliki kualifikasi Kursus Kader Pelaksana/Kursus Kader Pimpinan (Suskalak/Suskapin) Resimen Mahasiswa (Menwa) atau pendidilkan lain yang setara antara lain Latihan Keterampilan Manajemen Mahasiswa (LKMM) dan Kursus Dinas Staf (KDS);
      2. Wakil Komandan Satuan Resimen Mahasiswa (Wadansatmenwa) dipilih berdasarkan rapat anggota Satuan Resimen Mahasiswa (Satmenwa) setempat yang dipimpin oleh Komandan Satuan Resimen Mahasiswa (Dansatmenwa) atau sepengetahuan Pembina Satuan Resimen Mahasiswa (Satmenwa) setempat;
      3. Wakil Komandan Satuan Resimen Mahasiswa (Wadansatmenwa) diangkat dengan Surat Keputusan pimpinan perguruan tinggi yang bersangkutan;
      4. Wakil Komandan Satuan Resimen Mahasiswa (Wadansatmenwa) ditetapkan untuk masa bakti 1 (satu) tahun dengan ketentuan tidak dapat dipilih kembali untuk masa bakti berikutnya.
      5. Kepala Urusan Satuan Resimen Mahasiswa (Kaur Satmenwa)
        1. Kepala Urusan Satuan Resimen Mahasiswa (Kaur Satmenwa) dijabat oleh anggota Satuan Resimen Mahasiswa (Satmenwa) yang terdaftar sebagai mahasiswa aktif, mempunyai kecakapan, pengetahuan dalam organisasi dan keterampilan dalam bidangnya, serta duduk di semester 5 (lima) untuk program S-1, atau semester 2 (dua) untuk Program Diploma yang berdiri sendiri;
        2. Kepala Urusan Satuan Resimen Mahasiswa (Kaur Satmenwa) dipilih berdasarkan rapat anggota Satuan Resimen Mahasiswa (Satmenwa) setempat;
        3. Kepala Urusan Satuan Resimen Mahasiswa (Kaur Satmenwa) diangkat dengan Surat Keputusan pimpinan perguruan tinggi yang bersangkutan;
        4. Kepala Urusan Satuan Resimen Mahasiswa (Kaur Satmenwa) ditetapkan untuk masa bakti 1 (satu) tahun dengan ketentuan tidak dapat dipilih kembali untuk masa bakti berikutnya.
        5. Komandan Kelompok Resimen Mahasiswa (Danpokmenwa)

Dalam Satuan Resimen Mahasiswa (Satmenwa) dapat dibentuk Kelompok Resimen Mahasiswa (Pokmenwa) sesuai kondisi perguruan tinggi yang bersangkutan, berjumlah anggota paling sedikit 8 (delapan) orang dan paling banyak 15 (lima belas) orang dan dipimpin oleh Komandan Kelompok Resimen Mahasiswa (Danpokmenwa).

  1. Komandan Kelompok Resimen Mahasiswa (Danpokmenwa) dipilih oleh anggota Resimen Mahasiswa (Menwa) yang mempunyai kecakapan, pengetahuan dalam organisasi dan keterampilan dalam bidangnya;
  2. Komandan Kelompok Resimen Mahasiswa (Danpokmenwa) diangkat oleh pimpinan perguruan tinggi untuk masa bakti 1 (satu) tahun dengan ketentuan tidak dapat dipilih kembali untuk masa bakti berikutnya.
  3. Bagan Organisasi Satuan Resimen Mahasiswa (Satmenwa)

Bagan organisasi Satuan Resimen Mahasiswa (Satmenwa) tercantum dalam lampiran Petunjuk Pelaksana (Juklak) Pembinaan Satuan Resimen Mahasiswa (Satmenwa) di perguruan tinggi.

  1. Tugas dan Tanggungjawab
    1. Pimpinan Perguruan Tinggi mempunyai tugas dan tanggungjawab:
      1. Mengangkat Pembina Satuan Resimen Mahasiswa (Satmenwa) dan bilamana diperlukan dapat mengangkat Staf Pembina;
      2. Mengadakan koordinasi dengan Panglima Daerah Militer/Komandan Rayon Militer (Pangdam/Danrem) dan Gubernur Kepala Daerah Tingkat 1;
      3. Membina Satuan Resimen Mahasiswa (Satmenwa) selaku Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Khusus di perguruan tinggi;
      4. Memberi ijin penggunaan Satuan Resimen Mahasiswa (Satmenwa) dalam hubungan dengan kegiatan di luar perguruan tinggi;
      5. Melaksanakan kegiatan dan latihan Satuan Resimen Mahasiswa (Satmenwa) di perguruan tinggi;
      6. Memberi penghargaan kepada anggota dan atau Satuan Resimen Mahasiswa (Satmenwa) sesuai dengan ketentuan yang berlaku;
      7. Menjatuhkan hukuman kepada anggota dan atau Satuan Resimen Mahasiswa (Satmenwa) sesuai ketentuan yang berlaku;
      8. Pembina Satuan Resimen Mahasiswa (Satmenwa) mempunyai tugas dan tanggungjawab:
        1. Merumuskan rencana, petunjuk dan perintah pimpinan perguruan tinggi  dalam pembinaan Satuan Resimen Mahasiswa (Satmenwa);
        2. Melaksanakan kerjasama dan koordinasi dengan Komandan Satuan Resimen Mahasiswa (Dansatmenwa) dan atau Komandan Sub Resimen Mahasiswa (Dansatsubmenwa) dalam rangka pembinaan Satuan Resimen Mahasiswa (Satmenwa);
        3. Melaksanakan pengawasan dan bimbingan terhadap Satuan Resimen Mahasiswa (Satmenwa);
        4. Membantu mengakkan disiplin Satuan Resimen Mahasiswa (Satmenwa) sesuai petunjuk dan pengarahan pimpinan perguruan tinggi;
        5. Mengajukan saran dan pertimbangan dalam pembinaan Satuan Resimen Mahasiswa (Satmenwa) kepada pimpinan perguruan tinggi;
        6. Mempertanggungjawabkan pelaksanaan tugas dan kewajiban kepada pimpinan perguruan tinggi.
        7. Komandan Satuan Resimen Mahasiswa (Dansatmenwa) mempunyai tugas dan tanggungjawab:
          1. Menyelenggarakan pembinaan dan pengendalian kegiatan Satuan Resimen Mahasiswa (Satmenwa) sesuai dengan tugas pokok dan fungsi Satuan Resimen Mahasiswa (Satmenwa);
          2. Menjabarkan kebijaksanaan dan penggunaan Satuan Resimen Mahasiswa (Satmenwa) sesuai kebijakan pimpinan perguruan tinggi;
          3. Memimpin dan mengadakan koordinasi untuk menjamin terlaksananya segenap tugas dan fungsi Satuan Resimen Mahasiswa (Satmenwa);
          4. Menentukan tugas Komandan Kelompok Resimen Mahasiswa (Danpokmenwa);
          5. Mempertanggungjawabkan pelaksanaan tugas dan kewajibannya dalam hubungan dengan kegiatan perguruan tinggi, kepada pimpinan perguruan tinggi;
          6. Membuat laporan kegiatan periodik kepada Komandan Resimen Mahasiswa (Danmenwa).
          7. Wakil Komandan Satuan Resimen Mahasiswa (Wadansatmenwa) mempunyai tugas dan tanggungjawab:
            1. Mengkoordinasikan segenap kegiatan Satuan Resimen Mahasiswa (Satmenwa) dalam perumusan rencana keputusan dan atau Surat Perintah;
            2. Menyiapkan dukungan dalam melaksanakan tugas dan pembinaan Satuan Resimen Mahasiswa (Satmenwa);
            3. Mewakili Komandan Satuan Resimen Mahasiswa (Dansatmenwa) apabila Komandan Satuan Resimen Mahasiswa (Dansatmenwa) berhalangan;
            4. Mengajukan pertimbangan dan saran kepada Komandan Satuan Resimen Mahasiswa (Dansatmenwa);
            5. Mengawasi pelaksanaan peraturan dan tata kerja di lingkungan Satuan Resimen Mahasiswa (Satmenwa);
            6. Mempertanggungjawabkan tugas dan kewajibannya kepada Komandan Satuan Resimen Mahasiswa (Dansatmenwa).
            7. Kepala Urusan Satuan Resimen Mahasiswa (Kaur Satmenwa) mempunyai tugas dan tanggungjawab:
              1. Kepala Urusan Pendidikan dan Pelatihan (Kaurdiklat) bertanggungjawab di bidang pengembangan pendidikan dan pelatihan;
              2. Kepala Urusan Administrasi (Kaurmin) bertanggungjawab di bidang pengembangan administrasi dan pembinaan personil, logistik, dan perbendaharaan;
              3. Kepala Urusan Khusus (Kaursus) bertanggungjawab dibidang pengembangan hubungan masyarakat dan keputrian;
              4. Tugas-tugas lain untuk ketiga Kepala Urusan Satuan Resimen Mahasiswa (Kaur Satmenwa) ditentukan oleh Pembina Satuan Resimen Mahasiswa (Satmenwa) dan Komandan Satuan Resimen Mahasiswa (Dansatmenwa);
              5. Pada masing-masing Kepala Urusan Satuan Resimen Mahasiswa (Kaur Satmenwa) dapat dibantu oleh Staf Kepala Urusan Satuan Resimen Mahasiswa (Kaur Satmenwa) sesuai keperluan;
              6. Kepala Urusan Satuan Resimen Mahasiswa (Kaur Satmenwa) mempertanggungjawabkan tugas dan kewajibannya kepada Komandan Satuan Resimen Mahasiswa (Dansatmenwa).
            8. Komandan Kelompok Resimen Mahasiswa (Danpokmenwa) mempunyai tugas dan tanggungjawab:
              1. Tugas Komandan Kelompok Resimen Mahasiswa (Danpokmenwa) ditentukan oleh Komandan Satuan Resimen Mahasiswa (Dansatmenwa);
              2. Komandan Kelompok Resimen Mahasiswa (Danpokmenwa) mempertanggungjawabkan pelaksanaan tugas dan kewajibannya kepada Komandan Satuan Resimen Mahasiswa (Dansatmenwa).
  1. TATACARA PENERIMAAN ANGGOTA
    1. Pendaftaran

Pendaftaran menjadi anggota dilakukan setiap tahun atau sesuai dengan kebutuhan melalui pengumuman.

  1. Persyaratan

Syarat pendaftaran menjadi anggota:

  1. Warga Negara Reapublik Indonesia
  2. Terdaftar sebagai mahasiswa pada perguruan tinggi di Indonesia
  3. Berkelakuan baik yang dinyatakan secara tertulis dari Polisi setempat
  4. Pernyataan sukarela dan kesanggupan aktif dalam kegiatan Resimen Mahasiswa
  5. Pernyataan ijin dari orangtua atau wali
  1. Tim seleksi

Tim seleksi penerimaan calon anggota diangkat oleh pimpinan perguruan tinggi yang terdiri dari:

  1. Pembina Satuan Resimen Mahasiswa (Satmenwa) sebagai ketua;
  2. Tenaga ahli kesehatan sebagai Anggota
  3. Tenaga ahli kesamaptaan jasmani sebagai Anggota
  4. Komandan Satuan Resimen Mahasiswa (Dansatmenwa) sebagai Anggota
  5. Kepala Urusan Administrasi (Kaurmin) sebagai Anggota
  6. Unsur Satuan Resimen Mahasiswa (Satmenwa) lainnya sebagai Anggota.
  1. Seleksi

Mahasiswa yang memnuhi persyaratan diwajibkan mengikuti seleksi yang dilakukan oleh Tim Seleksi, meliputi:

  1. Kondisi kesehatan
  2. Kesamaptaan jasmani

Pendaftar yang lulus seleksi dan dinyatakan sebagai calon anggota Resimen Mahasiswa mempunyai hak untuk mengikuti Pendidikan Dasar (Diksar) Resimen Mahasiswa.

  1. Pendidikan Dasar (Diksar) dan Pelantikan
    1. Pendidikan dasar adalah pendidikan bagi mahasiswa yang lulus seleksi dan mendapatkan persetujuan pimpinan perguruan tinggi yang bersangkutan
    2. Calon anggota Resimen Mahasiswa (Menwa) yang telah mengikuti dan lulus Pendidikan Dasar Resimen Mahasiswa (Diksar Menwa) dinyatakan sebagai anggota Resimen Mahasiswa (Menwa)
    3. Pelantikan sebagai anggota Resimen Mahasiswa (Menwa) dilakukan oleh Pembian Resimen Mahasiswa (Menwa) daerah dalam hal ini Panglima Daerah Militer/Komandan Rayon Militer (Pangdam/Danrem).
  1. Keanggotaan
    1. Anggota Resimen Mahasiswa (Menwa) yang dinyatakan Lulus Pendidikan Dasar (Diksar), dikembalikan ke perguruan tinggi asal untuk menjadi anggota Satuan Resimen Mahasiswa (Satmenwa)
    2. Keanggotaan Resimen Mahasiswa (Menwa) di perguruan tinggi berakhir apabila yang bersangkutan:
      1. Menyelesaikan pendidikannya di perguruan tinggi yang bersangkutan
      2. Diberhentikan sebagai mahasiswa perguruan tinggi
      3. Mengundurkan diri sebagai anggota Resimen Mahasiswa (Menwa)
      4. Diberhentikan dengan hormat sebagai anggota Resimen Mahasiswa (Menwa)
      5. Diberhentikan dengan tidak hormat sebagai anggota Resimen Mahasiswa (Menwa)
      6. Meninggal dunia.
  1. PENDIDIKAN DAN PELATIHAN
    1. Pendidikan dan Pelatihan (Diklat)
      1. Pada dasarnya seluruh anggota Resimen Mahasiswa (Menwa) mempunyai hak yang sama untuk mengikuti Pendidikan dan Pelatihan (Diklat), baik yang diselenggarakan oleh Departemen Pertahanan Keamanan/ABRI maupun yang dilaksanakan oleh perguruan tinggi seperti Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) lai sesuai dengan petunjuk pimpinan perguruan tinggi. Pemilihan anggota Resimen Mahasiswa (Menwa) baik yang akan mengikuti pendidikan jenjang Resimen Mahasiswa (Menwa) maupun yang akan mengikuti latihan ditentukan oleh konduite dan nilai akademis anggota Resimen Mahasiswa (Menwa) di perguruan tinggi.
      2. Sesuai Petunjuk Pelaksanaan (Juklak) Pendidikan Resimen Mahasiswa, pendidikan jenjang terdiri dari 3 (tiga) tahap yaitu:
        1. Pendidikan Dasar Resimen Mahasiswa (Diksar Menwa)
        2. Kursus Kader Pelaksana Resimen Mahasiswa (Suskalak Menwa)
        3. Kursus Kader Pimpinan Resimen Mahasiswa (Suskapin Menwa).

Sedangkan pelatihan berupa:

  1. Pelatihan Pemeliharaan atau Penyegaran Resimen Mahasiswa
  2. Pelatihan Kepemimpinan Resimen Mahasiswa
  3. Pelatihan Pengendalian Kematraan Resimen Mahasiswa
  1. SERAGAM DAN TUNGGUL
    1. Seragam

Seragam dan atributnya dimaksudkan untuk meningkatkan jiwa korsa, disiplin, dan pengabdian dalam rangka Bela Negara.

Seragam Menwa terdiri dari:

  1. Pakaian Dinas Harian (PDH), berwarna khaki Resimen Mahasiswa menggunakan tutup kepala baret berwarna ungu
  2. Pakaian Dinas Lapangan (PDL), terdiri dari:
    1. PDL I berwarna hijau dengan pola yang sama dengan PDL ABRI, menggunakan tutup kepala baret berwarna ungu
    2. PDL II berwarna hijau dengan pola yang sama dengan PDL ABRI, menggunakan tutup kepala topi lapangan berwarna hijau.
    3. Ketentuan jenis dan penggunaan pakaian seragam Resimen Mahasiswa (Gam Menwa) mengikuti kepada Petunjuk Pelaksanaan Direktur Jenderal Personil, Tenaga Manusia dan Veteran Departemen Pertahanan Keamanan Nomor Kep./o4/III/1996 tanggal 14 Maret 1996 tentang Pakaian Seragam , Dhuaja dan Tunggul Resimen Mahasiswa dan Pemakaiannya.
  1. Tunggul
    1. Setiap Satuan Resimen Mahasiswa (Satmenwa) di perguruan tinggi dapat mempunyai Tunggul untuk memperkuat dan meningkatkan rasa kebanggaan korps;
    2. Tunggul Satuan Resimen Mahasiswa (Satmenwa) tidak terpisahkan dari lambang perguruan tinggi yang bersangkutan;
    3. Dalam menentukan Tunggul diputuskan oleh pimpinan perguruan tinggi yang bersangkutan;
    4. Ketentuan, ukuran tunggul dan tiangnya mengikuti kepada Petunjuk dan Pelaksanaan Direktur Jenderal Personil, Tenaga Manusia dan Veteran Deprtemen Pertahanan Keamanan Nomor Kep./o4/III/1996 tanggal 14 Maret 1996 tentang Pakaian Seragam, Dhuaja dan Tunggul Resimen Mahasiswa dan Pemakaiannya.
  1. Kelengkapan lain Satuan Resimen Mahasiswa (Satmenwa)
    1. Kelengkapan lain adalah kelengkapan administrasi dan kelengkapan pelaksanaan tugas-tugas kegiatan Satuan Resimen Mahasiswa (Satmenwa);
    2. Jenis dan penggunaan kelengkapan lain Satuan Resimen Mahasiswa (Satmenwa) mengikuti kepada Petunjuk dan Pelaksanaan Direktur Jenderal Personil, Tenaga Manusia dan Veteran Deprtemen Pertahanan Keamanan Nomor Kep./o4/III/1996 tanggal 14 Maret 1996 tentang Pakaian Seragam , Dhuaja dan Tunggul Resimen Mahasiswa dan Pemakaiannya.
  1. Seragam dan atribut Pembina Resimen Mahasiswa terdiri dari:
    1. Pakaian Dinas Harian (PDH), berwarna khaki Resimen Mahasiswa (Menwa) dengan pola yang sama dengan PDH Resimen Mahasiswa;
    2. Pakaian Dinas Lapangan (PDL) terdiri dari PDL I dan PDL II berwarna hijau dengan pola yang sama dengan PDL I dan PDL II Resimen Mahasiswa (Menwa);
    3. Atribut dan tutup kepala baret berwarna ungu dengan tali bahu berwarna kuning dan tanda/nama “PEMBINA” dari kain dengan warna dasar kuning tulisan balok hitam, berukuran 8×2 cm pada dada sebelah kiri;
    4. Ketentuan jenis dan macam penggunaan pakaian seragam Pembina Resimen Mahasiswa mengikuti kepada Petunjuk dan Pelaksanaan Direktur Jenderal Personil, Tenaga Manusia dan Veteran Deprtemen Pertahanan Keamanan Nomor Kep./o4/III/1996 tanggal 14 Maret 1996 tentang Pakaian Seragam , Dhuaja dan Tunggul Resimen Mahasiswa dan Pemakaiannya.
  1. PERATURAN DISIPLIN
    1. Satuan Resimen Mahasiswa (Satmenwa) di perguruan tinggi sebagai wadah keikutsertaan para mahasiswa dalam usaha Bela Negara dan sekaligus sebagai komponen Rakyat Terlatih (Ratih) perlu dibina dan ditegakkan agar menjadi organisasi yang disiplin, tertib dan teratur;
    2. Dalam upaya menjamin ketertiban dan terpeliharanya kelancaran tugas serta tegaknya citra Resimen Mahasiswa (Menwa) maka diperlukan penegakan disiplin Resimen Mahasiswa;
    3. Peraturan Disiplin Resimen Mahasiswa (Menwa) mengikuti kepada Petunjuk dan Pelaksanaan Direktur Jenderal Personil, Tenaga Manusia dan Veteran Deprtemen Pertahanan Keamanan Nomor Kep./o5/III/1996 tanggal 14 Maret 1996 tentang Peraturan Disiplin dan peraturan perundangan yang berlaku dilingkungan perguruan tinggi;
    4. Seluruh anggota Resimen Mahasiswa (Menwa) wajib mentaati peraturan disiplin Resimen Mahasiswa (Menwa)
    5. Komisi Disiplin Resimen Mahasiswa
      1. Dalam hal terjadi pelanggaran berta terhadap peraturan disiplin Resimen Mahasiswa (Menwa) di lingkungan perguruan tinggi dapat dibentuk Komisi Disiplin Resimen Mahasiswa (KDM) yang dibentuk khusus untuk itu, yang ditetapkan oleh pimpinan perguruan tinggi;
      2. Komisi Disiplin Resimen Mahasiswa (KDM) bertugas memberikan saran dan pertimbangan kepada pimpinan perguruan tinggi dalam hal tingkat pelanggaran disiplin dan pertimbangan dalam hal menjatuhkan sanksi.
      3. Sanksi
        1. Jenis sanksi bersifat : ringan, sedang dan berat;
        2. Kriteria pemberian sanksi: sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku, Status Perguruan Tinggi dan peraturan Disiplin Resimen Mahasiswa (Menwa);
        3. Tatacara pemberian sanksi: mengikuti kepada Petunjuk dan Pelaksanaan Direktur Jenderal Personil, Tenaga Manusia dan Veteran Deprtemen Pertahanan Keamanan Nomor Kep./o5/III/1996 tanggal 14 Maret 1996 tentang Peraturan Disiplin Resimen Mahasiswa (Menwa).
  1. PEMBINAAN
    1. Penggunaan dalam hubungan dengan kegiatan perguruan tinggi
      1. Penggunaan Satuan Resimen Mahasiswa (Satmenwa) hanya atas perintah pimpinan perguruan tinggi yang bersangkutan;
      2. Pimpinan perguruan tinggi dapat mempergunakan Satuan Resimen Mahasiswa (Satmenwa) untuk pelaksanaan fungsi Perlindungan Masyarakat (Linmas) baik di dalam maupun di luar kampus untuk kepentingan pengabdian pada masyarakat.
  1. Penggunaan dalam hubungan dengan kegiatan di luar perguruan tinggi
    1. Resimen Mahasiswa (Menwa) dalam kapasitasnya sebagai Rakyat Terlatih (Ratih) untuk melaksanakan fungsi Perlawanan Rakyat (Wanra) digunakan oleh Panglima Daerah Militer (Pangdam) atau Komandan Rayon Militer (Danrem) setelah dikoordinasikan dengan pimpinan perguruan tinggi;
    2. Resimen Mahasiswa (Menwa) dalam kapasitasnya sebagai Rakyat Terlatih (Ratih) untuk melaksanakan Keamanan Rakyat (Kamra) digunakan oleh Kepolisian setelah mendapat persetujuan dari Panglima Daerah Militer (Pangdam) atau Komandan Rayon Militer (Danrem);
    3. Resimen Mahasiswa (Menwa) dalam kapasitasnya sebagai Rakyat Terlatih (Ratih) untuk melaksanakan fungsi Ketertiban Umum (Tibum) dan Perlindungan Rakyat (Linra) digunakan oleh Gubernur Kepala Daerah Tingkat I setelah mendapat persetujuan dari Panglima Daerah Militer (Pangdam) atau Komandan Rayon Militer (Danrem) dan pimpinan perguruan tinggi;
    4. Resimen Mahasiswa (Menwa) dapat digunakan oleh Gubernur Kepala Daerah Tingkat I untuk melaksanakan kegiatan Perlindungan Masyarakat (Linmas) dan dalam membantu menanggulangi dan memperkecil akibat malapetaka yang ditimbulkan oleh bencana alam atau bencana lainnya bersama-sama dengan organisasi Perlindungan Masyarakat (Linmas) lainnya setelah mendapat persetujuan dari Panglima Daerah Militer (Pangdam) atau Komandan Rayon Militer (Danrem) dan pimpinan perguruan tinggi;
    5. Apabila diperlukan dan setelah mendapat persetujuan dari pimpinan perguruan tinggi, dalam hubungan dengan kegiatan di luar perguruan tinggi Komandan Resimen Mahasiswa (Danmenwa) dapat membentuk satuan gabungan dengan sebutan Batalyon Resimen Mahasiswa (Menwa) atau Kompi Resimen Mahasiswa (Menwa).
  1. Pengawasan dan pengendalian

Pengawasan dan pengendalian Satuan Resimen Mahasiswa (Satmenwa) di perguruan tinggi dilakukan oleh pimpinan perguruan tinggi dengan dibantu oleh Pembina Satuan Resimen Mahasiswa (Satmenwa).

  1. Penghargaan

Pimpinan perguruan tinggi atas saran Pembina Satuan Resimen Mahasiswa (Satmenwa) dapat memberikan penghargaan kepada anggota Resimen Mahasiswa (Menwa) yang telah berjasa dalam meningkatkan citra perguruan tinggi atau Satuan Resimen Mahasiswa (Satmenwa).

  1. SARANA DAN PEMBIAYAAN

Sarana dan pembiayaan organisasi Satuan Resimen Mahasiswa (Satmenwa)

  1. Pembiayaan Unit kegiatan Mahasiswa (UKM) Satuan Resimen Mahasiswa (Satmenwa) menjadi beban perguruan tinggi yang bersangkutan;
  2. Pembiayaan administrasi Satuan Resimen Mahasiswa (Satmenwa) di perguruan tinggi baik dalam rangka inventarisasi pemutakhiran data maupun pemeliharaannya dibebankan pada perguruan tinggi yang bersangkutan;
  3. Pemberian kemampuan pelatihan Perlindungan Masyarakat (Linmas) yang diselenggarakan di perguruan tinggi pembiayaannya dikoordinasikan dengan Gubernur Kepala Daerah Tingkat I.
  1. KETENTUAN LAIN-LAIN
    1. Dalam rangka pembinaan dan tertib administrasi Satuan Resimen Mahasiswa (Satmenwa) pimpinan perguruan tinggi berkewajiban membuat daftar nominatif secara periodik dan setiap tahun ajaran sebagai pemutakhiran data yang memuat: nama anggota, status akademik, pendidikan dan pelatihan, pengalaman tugas dan jabatan yang pernah di pangku;
    2. Bagi anggota Satuan Resimen Mahasiswa (Satmenwa) yang sudah menyelesaikan pendidikan di perguruan tinggi dianjurkan untuk masuk dalam organisasi alumni Resimen Mahasiswa (Menwa);
    3. Masa peralihan berlakunya Petunjuk dan Pelaksanaan (Juklak) Pembinaan Satuan Resimen Mahasiswa (Satmenwa) di lingkungan perguruan tinggi adalah 1 (satu) tahun sejak ditandatangani.
  1. PENUTUP
    1. Hal-hal yang belum diatur dalam Petunjuk Pelaksanaan Pembinaan Satuan Resimen Mahasiswa (Satmenwa) di lingkungan Perguruan Tinggi ini akan diatur kemudian;
    2. Petunjuk Pelaksanaan (Juklak) Pembinaan Satuan Resimen Mahasiswa (Satmenwa) di lingkungan Perguruan Tinggi ini berlaku sejak tanggal ditetapkan.

1. UUD 1945 Pasal 30.

2. TAP MPR RI (1973, 1978, 1983 dan 1988).

3. UU Nomor 29 Tahun 1954 tentang Pertahanan Negara, yang diganti dengan UU Nomor 20 Tahun 1982 tentang Pokok-Pokok Pertahanan Keamanan Negara.

4. UU Nomor 1 Tahun 1988 tentang Perubahan UU Nomor 20 Tahun 1982.

5. UU Nomor 74 Tahun 1957 tentang Keadaan Bahaya.

6. UU Nomor 75 Tahun 1957 tentang Veteran Pejuang.

7. UU Nomor 14 Tahun 1962 tentang Penerapan PERPU Nomor 1 Tahun 1962 tentang Mobilisasi Umum.

8. PP Nomor 51 Tahun 1963 tentang Cadangan Nasional.

9. Keppres Nomor 55 Tahun 1972 tentang Penyempurnaan Organisasi Hansip Wankamra.

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: